MembuatAnyaman. Anyaman dapat dibuat dari bahan alam seperti daun pandan, daun lontar, janur, bambu, dan rotan. Bahan buatan yang dapat dianyam yaitu kertas, kulit sintetis, kain, pita jepang, dan mika. Siapkan alat dan bahan seperti kertas warna-warni, lem, gunting, cutter, penggaris, dan pensil. Siapkan kertas yang berbeda warna. Bentuknyasendiri hampir sama dengan tanaman bambu. Sifat dari rotan yang elastis, membuat rotan mudah dibentuk daripada kayu. Selain itu, rotan juga kuat dan ringan untuk dibawa kemana-mana. Apalagi tanaman rotan sangat mudah tumbuh, tidak seperti kayu, sehingga bisa sambil melestarikan lingkungan. Dancara-cara lama dan teknologi baru akan membantu anda dalam mewujudkan perkara yang indah . Jika anda berminat untuk persoalan bagaimana untuk menenun bakul rotan dengan tangan sendiri, ia adalah perlu untuk mengambil kira kedua-dua teknik kuno yang digunakan oleh nenek moyang kita, dan juga teknologi baru. CaraMembuat Piring Dari Rotan. Siapkan rotan secukupnya sesuai dengan jumlah piring yang ingin Anda buat. Usahakan untuk Anda memilih rotan yang masih basah ya agar lebih mudah dibentuknya; Mulailah menganyam dari bagian tengah terlebih dahulu. Di sini Anda hanya perlu mengambil 3 rotan untuk membuat pola tertentu yang bentuknya berupa lingkaran. tikarbayi musik karpet di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. menganyam bakul nasi boboko â€" kerajinan anyaman. tugas seni rupa pgsd 4d peran guru dalam pendidikan seni. jual bakul nasi bambu walik super tanpa tutup di lapak. anyaman. 7 cara membuat anyaman dari kertas super mudah. proceeding sentika 2014 e journal uajy ac id. anyaman septinifi blogspot com. tugas seni rupa pgsd 4d gantungan kunci Padazaman dahulu, barang-barang rotan dari anggur digunakan secara meluas dalam pertanian sara hidup. Hari ini menganyam bakul dari willow adalah seni, hobi, dan perniagaan. Seorang tuan yang berpengalaman telah membuat proses membuat bakul untuk kesempurnaan, dan produk itu sendiri membebankan banyak wang. Jalinanwarna digabungkan akan menghasilkan bentuk bakul yang begitu menarik. Bahan dan peralatan perlu disediakan sebelum kerja-kerja pembuatan bakul dimulakan. Di antara bahan yang digunakan adalah seperti berikut: Rotan pulor 2mm - digunakan untuk membentuk jalinan di permukaan bakul. Rotan pulor 3mm - digunakan untuk dijadikan asas Langkahlangkah membuat tas rotan: Ukur papan dengan panjang 45 x 45 cm, beri tanda. Pasang paku pada sisi yang berhadapan dengan jarak 5 cm antara paku yang satu dengan. Pasang benang dengan cara dililitkan pada paku, searah paku yang berhadapan. Buat simpul mati pada bagian paling akhir, agar tidak terlepas. Sudahtentu, versi kayu dan jerami dengan pemegang kelihatan paling berkesan. Mereka dibuat dengan menganyam. Bakul comel boleh dibuat daripada gabungan kadbod berwarna dan fabrik satin. Anda boleh dengan mudah membuat produk sedemikian dengan tangan anda sendiri di rumah. Untuk ini anda perlu: riben; kadbod berwarna; pwmy. Siapa nih nan hari sekolah pernah menciptakan menjadikan anyaman ? Biasanya sih anyaman yang dibuat menggunakan alamat dari jeluang. Kira-kira pengertian anyaman itu sendiri itu apa sih ? Dalam artikel ini kita akan coba mengulas lebih dalam adapun ramin. Tiba dari pengertian anyaman, sejarah anyaman, berbagai motif anyaman, jenis-jenis anyaman beserta uang sogok dan cara membuat anyaman agar kelihatan unik dan menggelandang. Berikut ini ialah penjelasan kian lengkapnya Daftar Isi Artikel Pengertian Anyaman Memori dan Dasar Usul Ramin Macam Macam Anyaman 1. Ramin Mengkuang 2. Anyaman Pandan 3. Ramin Buluh 4. Anyaman Rotan 5. Anyaman Lidi 6. Anyaman Ribu Mili 7. Anyaman Daluang 8. Anyaman Bambu Cara Membentuk Anyaman dari Aur Kaidah Membuat Anyaman dari Jeluang Cara Menciptakan menjadikan Anyaman semenjak Rotan Wadah Pensil Pengertian Ramin Mandu Membuat Anyaman Anyaman adalah seni yang mempengaruhi sukma dan kebudayaan masyarakat Melayu. Menjalin merupakan sebuah proses mengegolkan ataupun menyilangkan bahan-bahan tertentu seperti rotan, lidi, akar tunjang, pandan, dan sebagainya menjadi satu rumpun yang kuat dan boleh digunakan. Menjalin merupakan sebuah seni tradisi tertua di dunia. Konon katanya kegiatan menganyam ini di tiru maka dari itu basyar pecah cara kalam yang madya membentuk sarangnya dengan memperalat ranting-ranting yang disatukan. Sejarah dan Asal Usul Anyaman Cara Membuat Anyaman Seni anyaman merupakan leluri umum Melayu yang masih suntuk di kagumi dan di sukai sampai sekarang. Kegiatan menganyam ini sudah lalu suka-suka pecah zaman suntuk kala. Hal ini boleh dilihat dari apartemen-apartemen orang zaman dahulu, dimana dinding flat mereka masih memperalat buluh yang di anyam. Kemudian tarup rumah sosok zaman lewat masih menunggangi nipah. Seni kerajinan tangan ramin merupakan satu karya nan spesial dan elusif dalam proses pembuatannya. Namun usaha bikin mempertahankannya harus tetap diteruskan mudahmudahan tak termakan oleh perkembangan zaman. Menurut Siti Zainun dalam sentral Reka bentuk kraftangan Melayu tali peranti, menyatakan pada zaman pemerintah Long Yunus 1756-1794 di distrik Kelantan, penggunaan anyaman digunakan oleg Raja. Anyaman tersebut tenar dengan sebutan “Lampit Sinuhun” Baca juga artikel 47 Panggilan Sayang untuk Pacar yang Super Unik dan Lucu ! Macam Diversifikasi Anyaman Cara Membuat Anyaman Berikut ini adalah beberapa macam anyaman yang cak acap digunakan di Indonesia 1. Anyaman Mengkuang Anyaman ini terbuat berusul daun mengkuang. Contohnya yaitu tikar, capil saji, dan lain sebagainya 2. Ramin Pandan Anyaman ini terbuat dari patera pandan. Contohnya adalah tikar untuk sholat dan hiasan dinding. 3. Anyaman Buluh Anyaman ini terbuat dari jenis-jenis aur. Contohnya bakul bagi jebolan baju, nyiru, beg, dan lain sebagainya. 4. Ramin Rotan Anyaman ini terbuat bersumber tanaman rotan. Contohnya tenong, tampat buaian anak, dan bukan sebagainya. 5. Anyaman Lidi Anyaman ini terbuat berpunca lidi yang berasal dari tulang daun kerambil. Contohnya lekar. 6. Anyaman Ribu Ribu Anyaman ini terbuat dari pokok kayu paku pakis reibu-ribu. Contohnya bakul, kancah tembakau, dan tak sebagainya. 7. Anyaman Daluang Anyaman ini terbuat dari kertas. Contohnya hiasan dinding. 8. Anyaman Awi Ramin ini terbuat dari awi yang sudah dipotong dan ditipiskan. Cara Membuat Anyaman dari Bambu Cara Membuat Anyaman Ramin aur memang lain ada habisnya untuk dibuat sebagai kerajinan tangan yang mempunyai biji guna dan nila seni yang sangat tinggi. Berikut ini beberapa tips untuk kamu nan ingin membentuk ramin dari bahan bambu. Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah siapkan terlebih dahulu alamat utamanya yakni bambu. Pilihlah bambu nan sudah kuat dan jangan menggunakan bambu yang sesak tua renta. Karena akan terik bagi dibentuk. Sedangkan jika kamu menggunakan bambu yang muda juga tak baik karena seratnya yang masih tajam. Selanjutnya saat memilih bambu, perhatikan ruas buluh. Pilihlah bambu yang punya ruas yang tukar sekufu. Pasca- mangsa sudah siap, maka siapkanlah alat-alat nan akan digunakan seperti gergaji, pisau, paku ukuran mungil, dan pun parang. Setelah semua mangsa dan perlengkapan sudah siap, maka langkah awal yang harus kamu lakukan adalah membelah bambu secara singkron dengan buku-bukunya. Pangkas dengan rapi memperalat parang alias bisa juga dengan memperalat gergaji. Selepas bambu terpotong rapih, keringkan bambu dibawah sinar matahari. Hal ini dilakukan lakukan menghilangkan kandungan air yang terdapat di dalam bambu. Jemur selama sejumlah masa sampai bambu mendalam gersang. Setelah aur tandus, belah bambu menjadi 2 babak. Belahlah awi secara vertikal sehingga kamu bisa mendapatkan lekukan awi yang konkaf. Setelah itu raut potongan bambu dengan menggunakan pisau. Selanjutnya kita masuk dalam proses menangkap. Siapkan 2 helai racikan bambu, satu bambu menumpu ke dading dan nan satunya lagi menghadap ke indra peraba. Kemudian siapkan sumbu anyaman maujud satu helai potongan bambu yang tangga. Tali api satunya sebaiknya menggunakan ukuran zig-zag, hal ini akan makin mempermudah ia intern menganyam bambu. Buatlah sebuah ki perspektif anyaman dengan cara menyengkelangkan pula anyaman loka sebaliknya. Kemudian lipat itisan awi hendaknya sejajar dengan episode sumbu adegan tengah. Untuk hitungan sreg ramin sebaiknya memperalat hitungan 1-3-1. Hitungan anyaman ini ialah hitungan nan paling tercecer kerumahtanggaan membuat anyaman aur. Cara Membuat Anyaman dari Daluang Cara Membuat Anyaman Banyak sekali kemustajaban yang bisa kamu dapatkan kalau engkau bisa membuat anyaman dari kertas. Pelecok satu manfaatnya adalah kamu bisa memuati waktu luangmu dan engkau juga bisa menghasilkan uang dari kepakaran menganyam yang ia miliki. Sebelum mewujudkan ramin dari daluang, ada beberapa alat dan bahan yang harus anda persiapkan lebih-lebih dahulu. Alat dan Bahan Dua benang kertas asturo atau manila yang berbeda warna sesuai dengan selera nan kamu inginkan. Tujuan memperalat kertas yang beda corak adalah agar pola yang ihasilkan pada anyaman yang kamu bagi terlihat lebih jelas. Gunting, berguna untuk memotong dan merapihkan berak-sempuras kertas yang kelihatannya kurang rapih. Lem kertas, berguna untuk menempelkan alias memasang ramin pada figura agar bisa dijadikan sebagai hiasan dinding. Potlot, berfaedah untuk membuat sebuah pola yang akan digunakan pada bentuk anyaman yang akan dia buat. Penggaris, berharga bikin membuat sebuah pola garis seharusnya tak ropak-rapik. Cutter atau silet, berarti bagi memotong kepingan kertas secara kecil dan rapih. Anju Anju Membuat Ramin dari Plano Sekiranya alat dan korban yang diperlukan telah lengkap, maka selanjutnya kita belajar membuat anyaman berasal kertas. Kamu silam mengaibkan langkah-langkah dibawah ini Langkah pertama yang harus ia kerjakan adalah dengan membuat hipotetis terlebih dahulu pada kertas yang akan anda gunakan. Caranya buatlah garis-garis pada plano dengan menggunakan mistar dan pensil. Buatlah jarak antar setiap garis sebesar 1 – 1,5 cm. Sisakan jarak 2 cm untuk setiap adegan tepinya. Jika mutakadim selesai, langkah berikutnya merupakan pancung kertas dengan menunggangi cutter alias silet mengimak contoh garis yang sudah lalu engkau buat tadi. Selanjutnya, ambil jeluang yang kedua kemudian gunting secara mengaret dengan jarak selebar 1 cm. Yang mesti anda perhatikan ialah jarak antara kertas nan pertama dengan plano yang kedua harus setolok. Setelah pola dipotong, awalan berikutnya mulailah merajut sesuai dengan motif yang beliau inginkan. Seandainya masih pemula, sira bisa takhlik motif anyaman yang sederhana dan tidak berlebih sulit. Sekiranya sudah radu menganyam, rapihkan ujung-ujung daluang sepatutnya enak dilihat. Langkah terakhir yakni berikan lem lega tepi jeluang kemudian rekatkanlah. Kejadian ini dilakukan mudahmudahan anyaman semakin lestari dan tidak mudah terlepas. Kaidah Membuat Ramin berpangkal Rotan Tempat Pensil Radas dan Target Rotan Gunting Cat/pewarna Kuas Cetakan bisa berupa botol atau beling Awalan Langkah Mewujudkan Anyaman dari Rotan Merendam rotan sampai-sampai dahulu di intern air cak agar rotan tidak mudah patah. Dapat juga direndam di intern air berwarna untuk membagi efek pewarnaan sreg rotan. Mencuil 3 lembar rotan berukuran 40 cm dan susun memalang. Di fragmen 2, tambahkan 1 lungsin rotan panjang untuk dijadikan pakan alias rotan yang berjalan. Membuat sumbu dan mulai di fragmen tengah mirip seperti obat nyamuk bakar. Apabila mutakadim didapat 3 putaran, buka jaring-jaring tersebut lakukan memulai menangkap. Melanjutkan menangkap sampai berbahagia ukuran galengan garis tengah jenggala nan diinginkan. Lanjutkan dengan menegakkan jari-jari atau benang supaya terbentuk anyaman 3 format. Dia bisa menyelipkan rotan plonco kalau rotan yang semenjana diolah habis di tengah urut-urutan. Melilitkan pakan lagi sampai mencapai ukuran dan rangka nan diinginkan. Sesuaikan sketsa arena pensil yang rupawan. Selipkan botol ataupun gelas cetakan saat melilit anyaman yang mulai naik ke atas. Apabila anyaman mengaras ketinggian nan diinginkan, gunting geladir rotan dan piting episode atas dengan kaidah kisa-jaring yang ditekuk ataupun diselipkan puas ramin. Mearnai bekas pensil rotan Engkau menunggangi pasta atau cat. Tempat potlot dari ramin rotan siap bikin dipakai. Itulah penjelasan sumir adapun cara menciptakan menjadikan anyaman yang mudah beserta gambar anyaman dan motif anyaman. Rotan merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu HHBK yang tumbuh secara merambat yang dalam skala besar dijadikan sebagai bahan baku industri. Produk yang dihasilkan dari rotan merupakan produk yang sudah jadi. Produk jadi rotan merupakan rotan yang telah melalui teknik dan proses pengolahan. Teknik dan proses pengolahan adalah suatu tahapan kegiatan pengerjaan selanjutnya dari bahan baku rotan bulat menjadi barang setengah jadi dan barang jadi. Selain itu, rotan juga menghasilkan produk siap jadi atau siap dan proses pengolahan rotan melewati beberapa tahap yakni pengambilan bahan baku, sortasi, penggorengan, penggosokan dan pencucian, pengeringan, pengupasan dan pemolesan, pengasapan, pengawetan, dan Pengambilan Bahan BakuMemproduksi suatu produk dari bahan baku rotan tentunya langkah yang pertama adalah dengan menyiapkan bahan baku yang diperlukan. Bahan baku rotan biasanya diperoleh di dalam kawasan hutan baik itu hutan beriklim subtropis maupun hutan beriklim tropis. Pengambilan rotan di dalam kawasan hutan dilakukan dengan menggunakan parang untuk memotong. Pengambilan rotan di dalam kawasan hutan dapat dipotong berdasarkan ukuran bahan baku yang akan digunakan atau pun memotong seluruh bagian yang ingin dimanfaatkan. Bagian rotan yang dipotong tersebut kemudian diikat dan dibawa ke tempat SortasiSetelah sampai di tempat pengumpulan rotan kemudian disortasi. Sortasi merupakan proses pemisahan rotan dari berbagai bahan lainnya yang tidak dibutuhkan. Pemisahan ini dilakukan berdasarkan ukuran atau ketentuan tertentu seperti warna, bentuk bahan, tekstur, komposisi bahan, bau dan lain-lain. Pemisahan rotan dari bagian-bagian yang tidak digunakan termasuk limbah PenggorenganPenggorengan rotan merupakan proses memasukkan bagian rotan yang telah dipotong dan telah diikat ke dalam wadah yang telah disiapkan. Biasanya, penggorengan rotan dilakukan dengan mengisi wadah menggunakan minyak kelapa yang telah dicampur dengan solar atau minyak tanah. Penggunaan minyak pada penggorengan ini dilakukan supaya getah pada rotan dapat terlarutkan. Tujuan utama dari kegiatan penggorengan ini ialah supaya kadar air yang terkandung di dalam batang rotan menjadi turun. Selain itu, kegiatan penggorengan juga dapat mempercepat pengeringan batang rotan serta serangan jamur perusak dapat Penggosokan dan PencucianSetelah proses yang ketiga selesai maka rotan kemudian dibiarkan beberapa menit dengan melakukan penirisan. Kegiatan penirisan ini dilakukan supaya minyak kelapa dengan campuran solar saat penggorengan dapat terpisah dari batang rotan yang digoreng. Selanjutnya, setelah melewati tahap tersebut rotan kemudian digosok dengan menggunakan sabut kelapa atau juga menggunakan kain perca yang telah dicampur dengan serbuk gergajian. Tujuannya adalah untuk membersihkan kulit rotan dari sisa kotoran terutama getahnya. Kegiatan tersebut akan membuat rotan menjadi semakin bersih dan mengkilat sehingga warna kulit rotan menjadi PengeringanPengeringan merupakan proses pengeluaran air dari dalam bahan dengan bantuan energi panas ke udara terbuka sampai mencapai kadar air tertentu Rachman & Jasni, 2013. Kegiatan pengeringan rotan dilakukan di bawah sinar matahari sampai kadar air yang terkandung di dalamnya sudah mencapai batasan tertentu. Umumnya, kegiatan pengeringan rotan di bawah sinar matahari merupakan kegiatan lanjutan dari proses pengeringan sehingga waktu yang dibutuhkan rotan untuk cepat kering lebih singkat Basri & Karnasudirja, 1987. Selain itu, kegiatan pengeringan di bawah sinar matahari menjadi alternatif terbaik dalam pengolahan rotan karena di Indonesia diperoleh sinar matahari yang sangat juga Klasifikasi, Morfologi, Manfaat, Penyebaran, dan Sifat RotanSelanjutnya, berdasarkan hasil penelitian Basri & Karnasudirja 1987 dengan memanfaatkan dua jenis rotan yakni rotan manau dan semambu menjelaskan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pengeringan pada rotan secara alami adalah selama 22 hari sampai 65,3 hari dengan laju pengeringan setiap harinya 1,09% sampai 2,17% dan kadar air yang diperoleh berada pada kisaran 18,35% sampai 19,19%.6. Pengupasan dan PemolesanPengupasan rotan merupakan proses memisahkan rotan yang sudah siap digunakan untuk menghilangkan kulit luar penutup rotan. Sedangkan pemolesan merupakan pemberian zat tertentu pada batang rotan sehingga lebih mengkilat dan juga seragam. Kegiatan pengupasan dan pemolesan umumnya dilakukan pada bagian batang rotan yang telah kering. Hal ini dikarenakan pengupasan yang dilakukan pada bagian batang rotan kering menghasilkan mutu yang sangat baik dari pada pengupasan pada bagian batang rotan tidak tertutup kemungkinan untuk melakukan pengupasan pada batang rotan yang masih basah. Akan tetapi, pengupasan yang dilakukan pada bagian batang rotan yang masih basah akan menghasilkan rendemen serta cacat serat berbulu dan kepatahan serat lebih tinggi sehingga untuk kegiatan pengupasan pada batang rotan basah diperlukan rekayasa alat Basri et al., 1998.7. PengasapanKegiatan pengasapan dilakukan supaya warna rotan menjadi rata serta mengkilap. Umumnya, rotan yang diasapi akan menghasilkan warna kekuningan. Selanjutnya kegiatan pengasapan dilakukan saat rotan telah kering dan secara alami masih memiliki kulit. Kegiatan pengasapan dilakukan dengan memanfaatkan belerang dengan tujuan warna dan kilap yang dihasilkan mengalami peningkatan. Pengasapan membutuhkan waktu berjam-jam bahkan dapat mencapai setengah PengawetanPengawetan rotan merupakan proses pemberian zat kimia pada batang rotan. Tujuan pemberian zat ini supaya masa pakai rotan bertahan lama serta meminimalisir kerusakan rotan akibat organisme perusak. Bahan pengawet yang digunakan umumnya memiliki sifat racun terhadap berbagai jenis organisme perusak rotan dalam keadaan basah atau pun memperhatikan dari sifat bahan pengawet tersebut, penggunaan zat untuk pengawet juga perlu bahan yang aman untuk digunakan serta pada saat pengangkutan tidak berdampak negatif. Lebih lanjut, bahan yang digunakan juga harus permanen di dalam batang rotan. Artinya bahan pengawet yang digunakan tidak hanya bersifat sementara dan korosif. Selain itu, kesediaan bahan pengawet ini juga harus memiliki harga yang murah dan banyak dijumpai sehingga lebih mudah untuk PembengkokanPembengkokan atau pelengkungan rotan merupakan proses membentuk rotan sesuai dengan bentuk yang diinginkan atau lazimnya sesuai dengan kebutuhan konsumen. Pembengkokan rotan biasanya dilakukan pada rotan berukuran besar. Pembengkokan rotan dilakukan dengan memanfaatkan panas. Tujuannya supaya jaringan rotan menjadi lunak sehingga bisa lebih mudah juga Tanaman Kayu Manis HHBKProses pembengkokan pada awalnya memerlukan panas api dimana bagian rotan yang ingin dibengkokkan diletakkan di atasnya dan dilakukan penekanan pada bagian tertentu menggunakan alat pembengkok saat keadaan rotan masih panas. Selanjutnya seiring dengan perkembangan jaman serta untuk memperoleh hasil yang efisien dilakukan pembengkokan menggunakan uap panas. Cara ini lebih efektif penggunaannya karena terhindar dari hitam serta kebakaran rotan. Cara ini juga dinilai lebih cepat dari pada dipanaskan melalui cara kedua ini dianggap lebih efektif, namun tetap saja akan menghasilkan kerusakan pada rotan yang dibengkokkan. Secara umum, kerusakan yang terjadi berupa rotan menjadi pecah, bagian rotan patah, atau terjadinya gembos pada rotan. Selanjutnya, pembengkokan pada rotan juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan DMSO terutama pada rotan manau dan rotan E. & Karnasudirja, S. 1987. Pengaruh Penggorengan dan Cara Pengeringan Terhadap Sifat Rotan Balukbuk Calamus burckianus dan Rotan Seuti Calamus ornatus. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 4 1 17-21. DOI 1987. Perilaku Pengeringan Rotan Manau Calamus manau Miq. dan Rotan Semambu Calamus scipionum Lour. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 4 1 12-16. DOI E., Rachman, O., & Supriai, A. 1998. Pengupasan dan Pemolisan Rotan dalam Keadaan Basah dan Kering. Buletin Penelitian Hasil Hutan 15 8 475-487. DOI O. & Jasni. 2013. Rotan Sumberdaya, Sifat dan Pengolahannya. Cetakan ke 3. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Jakarta Sebetulnya saya tidak punya pengalaman membuat kreasi dari rotan. Ide ini muncul ketika saya melihat helaian rotan berserakan karena terlepas dari rangkaiannya dalam gulungan tikar. Ceritanya saya memiliki tikar anyaman yang lapisan bawahnya adalah jalinan rotan. Tikar tersebut pemberian ibu. Karena rumah ibu dikontrakkan, dan kesulitan saat memasukkan tiker yang tidak bisa dilipat kecil ke dalam salah satu kamar, akhirnya saya bawa pulang. Saya melihat beberapa helai yang terbuat dari rotan terlepas dari jalinannya yang terbuat dari senar. Lalu saya berpikir untuk memperbaikinya. Tapi saya kesulitan bagaimana cara memperbaikinya. sementara jika dibiarkan begitu saja digulung tidak bisa rapi, dan seringkali ditarik2 sama anak2 yg menyebabkan rotan tersebut berserakan. Dilihat nggak enak, terinjak juga nggak nyaman. Dan lebih khawatir lagi anak-anak bisa terjatuh karenanya. Disamping itu saya kebetulan juga sedang menginginkan placemate yang terbuat dari rotan. Nah berangkat dari situ, muncullah ide untuk memanfaatkan rotan yang mengganggu tersebut menjadi sebuah kreasi. Alhamdulillah, ternyata tidak begitu sulit menyingkirkan rotan bekas ikar yang mengganggu tersebut. Bahkan menjadi barang lain yang bermanfaat. Yuuk, saya tuntun step by step caranyaMEMBUAT PLACEMATE DARI ROTAN Bahan - Rotan siap pakai - Paku - Kayu untuk pidangan papan yg lebar/ meja triplek/ kayu - Benang cari yang kuat, saya pakai benang rajut katun, bisa juga pakai senar 1. Potong rotan dengan panjang 45 cm 2. Buat potongan sebanyak 45 buah 3. Ukur papan dengan panjang 45 x 45 cm, beri tanda. 4. Pasang paku pada sisi yang berhadapan dengan jarak 5 cm antara paku yang satu dengan lainnya. Paku ditancapkan dari paling pinggir pada garis yang telah ditandai. 5. Pasang benang dengan cara dililitkan pada paku, searah paku yang berhadapan. 6. Buat simpul mati pada bagian paling akhir, agar tidak terlepas. Perhatikan gambar! 7. Susupkan rotan pada benang. 8. Lakukan dengan cara bergantian atas-bawah, lihat gambar. 9. Finishing, buat simpul mati disetiap bagian benang, agar tidak terlepas. Selamat mencoba!