Motivasiwisatawan Motivasi menyebabkan seseorang menyusun suatu tujuan atau mencapai gerak yang yang dapat memuaskan kebutuhannya. Dalam hal ini, kebutuhan untuk mendapatkan rasa aman dapat memotivasi seseorang untuk melakukan kegiatan perjalanan wisata ke tempat atau daerah lain. Motivasi Perjalanan Wisata
TujuanPembelajaran. Mengidentifikasi motivasi tujuan perjalanan. A. Pengertian dan Macam-macam Motivasi Perjalanan Wisata. Motivasi perjalanan wisata adalah hal-hal atau faktor yang mendorong seseorang untuk melakukan perjalanan wisata. Faktor pendorong yang menyebabkan orang ingin berwisata adalah sebagai berikut.
Perjalananwisata adalah salah satu wahana yang berfungsi untuk mengembangkan wawasan pariwisata. Perjalanan wisata adalah wahana yang mempunyai fungsi untuk mendapatkan kebebasan. Perjalanan wisata adalah wahana yang bisa digunakan untuk realisasi diri. Perjalanan wisata adalah sesuatu yang menyenangkan, dan bisa membuat hidup lebih bahagia. 2.
3 Paket wisata yaitu perjalanan yang dilaksanakan lebih dari 24 jam sehingga peserta perjalanan memerlukan jasa akomodasi. Perjalanan wisata yang dilakukan oleh wisatawan di pengaruhi oleh motivasi, profil wisatawan dan kebutuhan wisatawan akan perjalanan wisata. Motivasi wisatawan dalam melakukan perjalanan biasanya di latar belakangi oleh : 1.
Perjalananwisata yang timbul karenanya pada umumnya disebut wisata konvensi. 7. Motif Spiritual, merupakan salah satu tipe wisata yang tertua. Sebelum orang mengadakan perjalanan atau rekreasi, bisnis,olahraga, dan sebagainya, orang sudah mengadakann perjalanan untuk berziarah pariwisata ziarah atau untuk melakuakan keperluan keagamaan.
MenurutRichard Sihite, pengertian pariwisata adalah kegiatan perjalanan yang dilakukan dalam jangka waktu pendek atau sementara dengan tujuan selain mencari nafkah. Kata pariwisata yang berasal dari bahasa Sansekerta, terdiri dari 2 bagian yaitu "pari" dan "wisata".
Motivasiadalah dorongan yang diberikan seseorang terhadap orang lain, dan menyebabkan orang yang diberi motivasi itu menjadi lebih semangat dan giat dalam bekerja serta memiliki rasa antusias untuk mencapai hasil yang maksimal.Secara etimologi kata motivasi berasal dari bahasa Inggris, yaitu "motivation", yang artinya "daya batin" atau "dorongan".
Disebutjuga sebagai status and prestige motivation. Motivasi perjalanan seseorang dipengaruhi oleh faktor internal wisatawan itu sendiri dan faktor eksternal. Secara intrinsik, motivasi terbentuk karena adanya kebutuhan dan/atau keinginan manusia itu sendiri, sesuai dengan teori hirarki kebutuhan Maslow.
DocUsaha Perjalanan Wisata Hardila Sevi - Academiaedu . Motivasi wisatawan dalam melakukan perjalanan biasanya di latar belakangi oleh : Jelaskan pengertian motivasi perjalanan wisata. √ apa itu pariwisata : Jelaskan pengertian dari motivasi tujuan perjalanan 2. Tujuan dari wisata pendidikan merupakan sebagai sarana penunjang pelajaran
wisatawandan pariwisata sebab motivasi merupakan pemicu dari proses perjalanan wisata, walaupun motivasi ini tidak didasari secara utuh karena wisatawan itu sendiri. Gary dalam Zhang (2006) mengemukakan bahwa ada dua keinginan dalam melakukan perjalanan motivasi wisatawan yaitu Keinginan untuk mengetahui daerah lain, mengunjungi bangunan-
s4Jx7x2. Skip to content PENGERTIAN, Macam-Macam, Tujuan, dan Motivasi WISATA PARIWISATA MENURUT PARA AHLI Soekadijo, Pariwisata adalah Segala kegiatan dalam masyarakat yang berhubungan dengan wisatawan. B. JENIS-JENIS PARIWISATA Pariwisata Lokal Local Tourism Pariwisata setempat yang mempunyai ruang lingkup relatif sempit dan terbatas dalam tempat-tempat tertentu saja. Misalnya pariwisata kota Bandung, DKI Jakarta, dan Pariwisata Regional Regional Tourism Pariwisata yang berkembang di suatu tempat atau daerah yang ruang lingkupnya lebih luas bila dibandingkan dengan local tourism, tetapi lebih sempit bila dibandingkan dengan national tourism. Misalnya Pariwisata Sumatera Utara, Bali, dan lain-lain. Nasional National Tourism Pariwisata Nasional dalam arti sempit Kegiatan pariwisata yang berkembang dalam wilayah suatu negara. Pengertian ini sama halnya dengan “pariwisata dalam negeri” atau domestic tourism, di mana titik beratnya orang-orang yang melakukan perjalanan wisata adalah warga negara itu sendiri dan warga asing yang berdomisili di negara tersebut. 4. Regional-International Tourism Kegiatan Pariwisata yang berkembang di suatu wilayah international yang terbatas, tetapi melewati batas-batas lebih dari dua atau tiga negara dalam wilayah tersebut. Misalnya pariwisata kawasan ASEAN, Timur Tengah, Asia Selatan, Eropa Barat, dan lain-lain. 5 . International Tourism Kegiatan pariwisata yang berkembang di seluruh negara di dunia termasuk regional-international tourism dan national tourism. C. TUJUAN PARIWISATA 1. Untuk menggunakan waktu senggang, baik rekreasiberlibur, keperluan kesehatan, pelajaran dan pengetahuan, serta untuk menjalankan ibadah maupun olahraga 2. Untuk keperluan usaha atau bisnis, kunjungan keluarga, menjalankan tugas tugas, serta menghadiri konferensi. Jika seseorang mengadakan perjalanan kurang dari 24 jam, D. MOTIVASI PERJALANAN WISATA Pada dasarnya seseorang melakukan perjalanan dimotivasi oleh beberapa hal. Dari berbagai motivasi yang mendorong perjalanan, McIntosh 1977 dan Murphy 1985 mengatakan bahwa motivasi dapat dikelompokkan menjadi empat kelompok besar yaitu sebagai berikut Physical or physiological motivationmotivasi yang bersifat fisik atau fisiologis, antara lain untuk relaksasi, kesehatan, kenyamanan, berpartisipasi dalam kegiatan olah raga, bersantai dan sebagainya. Cultural motivationmotivasi budaya, yaitu keinginan untuk mengetahui budaya, adat, tradisi dan kesenian daerah lain. Termasuk juga ketertarikan akan berbagai objek tinggalan budaya banggunan bersejarah. Social motivation atau interpersonal motivationmotivasi yang bersifat sosial, seperti mengunjungi teman dan keluarga, menemui mitra kerja, melakukan hal yang dianggap mendatangkan gengsi nilai prestise, melakukan ziarah, pelarian dari situasi-situasi yang membosankan dan sebagainya. Fantasy motivationmotivasi karena fantasi, yaitu adanya fantasi bahwa di daerah lain seseorang kan bisa lepas dari rutinitas keseharian yang menjemukan, dan ego-enhancement yang memberikan kepuasan psikologis. Disebut juga sebagai status and prestige motivation. SUMBER
Materi Kepariwisataan BAB 2 Motivasi Tujuan Perjalanan, Karakteristik Wisatawan, Dan Pola Pengeluaran WisatawanBidang Keahlian PariwisataProgram Keahlian Perhotelan dan Jasa PariwisataKompetensi Keahlian Perhotelan Memahami motivasi tujuan perjalanan, karateristik wisatawan dan pola pengeluaran wisatawan berdasarkan usia, jenis kelamin dan status keluarga saat perjalanan wisata Mengklasifikasi motivasi tujuan perjalanan, karateristik wisatawan dan pola pengeluaran wisatawan berdasarkan usia, jenis kelamin dan status keluarga saat perjalanan wisata Tujuan PembelajaranMengidentifikasi motivasi tujuan perjalananA. Pengertian dan Macam-macam Motivasi Perjalanan WisataMotivasi perjalanan wisata adalah hal-hal atau faktor yang mendorong seseorang untuk melakukan perjalanan wisata. Faktor pendorong yang menyebabkan orang ingin berwisata adalah sebagai Motivasi dasar, seperti rasa ingin tahu, rekreasi, pendidikan, dan Motivasi berlibur, seperti berjemur, berolahraga, dan mengetahui hal-hal Motivasi lain, seperti kebudayaan, kebutuhan fisik, dan mengenal bangsa motivasi tersebut, beberapa alasan melakukan wisata dari perspektif umum lainnya adalah sebagai Pengakuan sosial dan Relaksasi dan Menikmati fasilitas yang belum ada di kota/negara tempat Menikmati makanan khas/ Berbelanja sesuatu yang Menyatukan diri dengan keindahan Melakukan ziarah Mengagumi hasil dan teknik Menyaksikan pertunjukan budaya Melihat langsung dan merasakan kehidupan masyarakat dan Menyaksikan peninggalan sejarah dan benda-benda wisata yang dilakukan biasanya didasarkan atas motivasi yang bervariasi. Motivasi seseorang dan orang lainnya dalam melakukan perjalanan wisata belum tentu sama. Berikut ini adalah beberapa pakar/organisasi pariwisata, baik dalam negeri maupun luar negeri yang memberikan berbagai macam motivasi perjalanan Oka Addis Voetia. Alasan pendidikan dan kebudayaan• Ingin melihat cara kerja dan cara hidup the way of life rakyat dl negara lain.• Ingin melihat kemajuan-kemajuan yang telah dicapai negara lain.• Ingin menyaksikan tempat-tempat bersejarah, peninggalan-peninggalan kuno monumen-monumen, kesenian rakyat, Industri kerajinan, festival, events, keindahan alam, dan sebagainya.• Mendapatkan rasa saling pengertian dan ide-ide baru ataupun penemuan-penemuan dalam suatu festival kebudayaan dan Alasan santai, kesenangan, dan petualangan• Menghindarkan diri dari kesibukan sehari-sehari.• Melihat daerah-daerah baru, masyarakat asing, dan untuk mendapatkan pengalaman.• Mendapatkan atau menggunakan kesempatan yang ada untuk memperoleh kegembiraan.• Merasakan suasana yang romantis dan Alasan kesehatan, olahraga, dan rekreasi• Beristirahat dan mengembalikan kekuatan setelah bekerja keras dan menghilangkan ketegangan pikiran.• Melatih diri dan ikut dalam pertandingan olahraga tertentu, seperti Olimpiade, Asian Games, dan sebagainya.• Menyembuhkan diri dari suatu penyakit tertentu.• Melakukan rekreasi untuk menghabiskan masa liburan .d. Alasan keluarga, negeri asal, dan tempat bermukim• Mengunjungi tempat kita berasal atau dilahirkan.• Mengunjungi tempat kita pernah tinggal atau berdiam pada masa lalu.• Mengunjungi famili dan kawan-kawan.• Menghadiri pertemuan dengan keluarga atau kawankawan dalam rangka Alasan bisnis, sosial, politik, dan konferensi• Menyaksikan suatu pameran, kamar dagang, karya wisata, dan lain-lain atau meninjau suatu proyek dan lain-lain.• Menghadiri konferensi, seminar, simposium, dan pertemuan ilmiah lainnya.• Mengikuti perjanjian kerja sama, pertemuan politik, dan undangan negara lain yang berhubungan dengan kenegaraan.• Ikut dalam suatu kegiatan Alasan persaingan dan hadiah• Memperlihatkan kepada orang lain bahwa yang bersangkutan Juga mampu melakukan perjalanan jauh.• Memenuhi keinginan agar dapat bercerita tentang negara lain pada kesempatan-kesempatan tertentu.• Agar tidak dikatakan orang "ketingga~an zaman. .• Menghargai perjalanan wlsata sebagai hadiah pembenan orang lain.• Menghargai perJalanan wisata sebaga hadiah yang diperoleh karena memenangkan John K. Thomasa. Melihat cara hidup, bekerja, dan bermain penduduk di negara lain to seehow people in other countfleS live, work, and play.b. Melihat pemandangan-pemandangan istimewa to seeparricular sights.c. Memperoleh pengertian/pengetahuan yang lebih baik mengenai sesuatu yang diberitakan cHmedia massa/berita to gain a better understanding/knowledge of what goes on In the news.d. Menghadiri perayaan-perayaan khusus to attend special events.e. Menjauhkan diri dari kegiatan rutin sehari-hari to get away from the everyday routine.f. Memperoleh waktu istirahat yang cukup to obtain a sufficient time to rest.g. Mencapai pengalaman romantis to achieve some sort of romantic experience.h. Mengunjungi tempat asal-usul keluarga to visit a family origins.i. Mengunjungi tempat tinggal keluarqa atau ternan to visit a place where family and friends live.j. lklim, misalnya menghindari musim dingin atau muslm panas weather, for instance, to avoid winter or summer.k. Kesehatan health.I. Olahraga sport.m. Ekonomi economy.n. Petualangan adventure.o. Gengsi/prestise one-up manship.p. Mengikuti arus atau mode conformity q. Mengikuti sejarah to participate in history.r. Motif soslologis sosiological motives.3. Chris Ryana. Kebutuhan fisik/jasmani physiological needs.b. Kebutuhan keamanan dan keselamatan security and safety needs.c. Kebutuhan kelangsungan hidup survival needs.d. Kebutuhan pembentukan dlri self actualization needs.e. Kebutuhan rnengembangkan kemampuan diri the need to develop one's own potential.f. Kebutuhan untuk menikmati keindahan the need for aesthetic stimulation.g. Kebutuhan menciptakan karakter atau kepribadian sendiri the need to create a character or personality of its own. h. Kebutuhan untuk menukar dan membedakan pandangan baru dan pengalaman baru the need for exchange, distinguish new outlook and new experience.4. Mcintosha. Motivasi fisik physical motivations, yakni motivasi yang berhubungan dengan kebutuhan fisik, seperti olahraga, santai, kesehatan, istirahat, dan Motivasi budaya cultural motivations, yakni motivasi yang berhubungan dengan keinginan untuk mengetahui daerah atau negara lain, penduduknya, tata cara hidupnya, bangunannya, musik dan tariannya, dan Motivasi interpersonal interpersonal motivations, yakni motivasi yang berhubungan dengan keinginan untuk bertemu dengan sanak keluarga, teman, atau tetangga, berkenalan dan berjumpa dengan orang-orang tertentu, atau sekadar melihat tokoh-tokoh terkenal, penyanyi, bintang film, dan Motivasi status dan prestise status and prestige motivations, yakni motivasi yang berhubungan dengan keinginan untuk meningkatkan gengsi dan derajat hidup di mata orang lain dengan melakukan suatu perjalanan yang tidak semua orang dapat PATA Pacific Association of Travel Agenta. Keramahtamahan penduduk warm and friendly people.b. Penginapan yang menyenangkan comfortable accomodation.c. Keindahan pemandangan alam beautiful natural scenery.d. Harga yang memuaskan reasonable prices.e. Adat istiadat dan pandangan hidup yang menarik an attractive custome and way of life.f. Cuaca yang baik good climate.g. Keindahan kreasi manusia beautiful creation of man.h. Makanan yang menarik outstanding food . yang baik/menarik good shopping.j. Linqkunqan yang asing/aneh exotic environmentk. Ikatan sejarah atau keluarga historical or family tiesl. Aktivitas kreasi yang luar biasa exceptional recreational activitiesUntuk mendapatkan Materi kepariwisataan Bab 2 Motivasi Tujuan Perjalanan, Karakteristik Wisatawan, Dan Pola Pengeluaran Wisatawan bagian A Pengertian dan Macam-Macam Motivasi Perjalanan Wisata silahkan unduh filenya di bawah iniJika para rekan guru berminat untuk mendapatkan perangkat pembelajaran lengkap mata pelajaran Kepariwisataan Kelas X SMK Bidang Keahlian Pariwisata Program Keahlian Perhotelan dan Jasa Pariwisata Kompetensi Keahlian Perhotelan silahkan klik DISINI.
Pada dasarnya seseorang melakukan perjalanan dimotivasi oleh beberapa hal. Dari berbagai motivasi yang mendorong perjalanan, McIntosh 1977 dan Murphy 1985 mengatakan bahwa motivasi dapat dikelompokkan menjadi empat kelompok besar yaitu sebagai berikut 1. Physical or physiological motivation motivasi yang bersifat fisik atau fisiologis, antara lain untuk relaksasi, kesehatan, kenyamanan, berpartisipasi dalam kegiatan olah raga, bersantai dan sebagainya. 2. Cultural motivation motivasi budaya, yaitu keinginan untuk mengetahui budaya, adat, tradisi dan kesenian daerah lain. Termasuk juga ketertarikan akan berbagai objek tinggalan budaya banggunan bersejarah. 3. Social motivation atau interpersonal motivation motivasi yang bersifat sosial, seperti mengunjungi teman dan keluarga, menemui mitra kerja, melakukan hal yang dianggap mendatangkan gengsi nilai prestise, melakukan ziarah, pelarian dari situasi-situasi yang membosankan dan sebagainya. 4. Fantasy motivation motivasi karena fantasi, yaitu adanya fantasi bahwa di daerah lain seseorang kan bisa lepas dari rutinitas keseharian yang menjemukan, dan ego-enhancement yang memberikan kepuasan psikologis. Disebut juga sebagai status and prestige motivation. Motivasi perjalanan seseorang dipengaruhi oleh faktor internal wisatawan itu sendiri dan faktor eksternal. Secara intrinsik, motivasi terbentuk karena adanya kebutuhan dan/atau keinginan manusia itu sendiri, sesuai dengan teori hirarki kebutuhan Maslow. Kebutuhan tersebut dimulai dari kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan, kebutuhan sosial, kebutuhan prestise dan kebutuhan akan aktualisasi diri. Motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang terbentuknya dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal, seperti norma sosial, pengaruh atau tekanan keluarga dan situasi kerja yang terinternalisasi dan kemudian berkembang menjadi kebutuhan psikologis. Motivasi wisatawan untuk melepaskn diri sejenak dari kegiatan rutin berfungsi untuk melepaskan diri sejenak dari kegiatan rutinuntuk mengembalikan harmoni di masyarakat, sehingga pariwisata dapat dipandang sebagai salah satu bentuk terapi sosial. Motivasi merupakan faktor penting bagi calan wisatawan di dalam mengambil keputusan mengenai daerah tujuan wisata yang akan dikunjungi. Calon wisatawan akan mempersepsi daerah tujuan wisata yang memungkinkan, di mana persepsi ini dihasilkan oleh preferensi individual, pengalaman sebelumnya dan informasi yang didapatkannya. Apapun motivasi seseorang melakukan perjalanan wisata, maka bagi seorang wisatawan perjalanan tersebut akan mempunyai beberapa manfaat, antara lain sebagai berikut a. Perjalanan wisata merupakan wahana penyegaran dan regenerasi fisik dan mental. wisata merupakan kompensasi terhadap berbagai hal yang melelahkan, sekaligus juga sebagai wahana integrasi sosial bagi mereka yang di rumahnya merasa teralienasi. c. Perjalanan wisata merupakan pelarian dari situasi keseharian yang penuh ketegangan, rutinitas yang menjemukan, atau kejenuhan-kejenuhan karena beban kerja. d. Perjalanan wisata merupakan mekanisme bagi seseorang untuk dapat mengeluarkan perasaannya, melalui komunikasi dengan orang lain termasuk dengan masyarakat lokal. e. Perjalanan wisata merupakan wahana untuk mengembangkan wawasan. f. Perjalanan wisata merupakan wahana untuk mendapatkan kebebasan. g. Perjalanan wisata merupakan wahana untuk realisasi diri. h. Perjalanan wisata memang merupakan sesuatu yang menyenagkan, membuat hidup lebih bahagia. Sumber