"Agama seseorang itu tergantung agama temanya, maka lihatlah kalian siapa yang menjadi teman dekatnya." (Dihasankan oleh al-Albani) Bahkan Nabi kita menggambarkan tentang pertemanan yang baik bagaikan berteman dengan penjual minyak wangi dan pertemanan yang jelek seperti berteman dengan pandai besi,
Melalui agama seseorang diajarkan tentang tatacara berperilaku supaya mereka memiliki pribadi yang berakhlak dan bemoral yang baik dalam kehidupan masyarakat. Laki-laki yang mengalami kasus KTD cenderung 3,8 kali lebih besar bisa mempengaruhi teman dekatnya untuk juga melakukan perilaku tersebut dibandingkan dengan teman dekatnya yang tidak
Artinya: "(Agama) seseorang itu sesuai dengan agama teman dekatnya, maka hendaknya kalian memperhatikan siapa yang menjadi teman dekatnya." (HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, al-Hakim dan Ahmad) Hal ini menjelaskan bahwa berteman itu sangat penting dan harus saling memengaruhi satu sama lain sehingga umat muslim harus memperhatikan siapa yang menjadi teman dekat seperti hadits berikut
"Seseorang tergantung agama teman dekatnya, maka hendaknya kalian memperhatikan siapakah yang menjadi teman dekatnya." (HR. Ahmad). Rasulullah juga sudah memberi petunjuk kepada kita agar memilih teman yang shalih, karena jika bergaul dengan orang yang shaleh akan mempunyai banyak keutamaan. Perumpamaan yang dicontohkan Rasulullah yaitu
Rasulullah bersabda: "Seseorang tergantung agama teman dekatnya, maka hendaknya kalian memerhatikan siapakah teman dekatnya." (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi) Bergaullah dengan orang soleh dan baik dan jauhilah bersahabat dengan orang-orang jahat karena akan mematikan hatimu, Allah berfirman:
Pengaruh Teman Bergaul yang Baik. Teman bergaul dan lingkungan yang Islami, sungguh sangat mendukung seseorang menjadi lebih baik dan bisa terus istiqomah. Sebelumnya bisa jadi malas-malasan. Namun karena melihat temannya tidak sering tidur pagi, ia pun rajin.
1. Kata kata untuk sahabat islami. iStock. "Teman yang baik tidak hanya peduli tentang hubungan kamu dengan mereka, tapi juga peduli tentang bagaimana hubungan kamu dengan Allah.". "Teman sejati saling membantu dalam agama, karena mereka ingin menjadi tetangga di surga.". "Jumlah teman yang kamu miliki mungkin terlihat banyak ketika
Hadis. "Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian." (HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan Ahmad) Maksud hadis di atas adalah bahwa kualitas agama seseorang, baik dan buruknya, baik dari segi pemahaman maupun pengamalan, tergantung keadaan teman dekatnya.
Memiliki teman yang sholih adalah suatu hal yang penting dalam kehidupan kita, karena teman memeiliki pengaruh kepada kita. Temanlah yang akan memberikan pengaruh kepada kita, apakah itu pengaruh yang baik ataukah sebaliknya. " Agama Seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman
Sesungguhnya seseorang akan mengikuti sahabat atau teman duduknya, dalam hal tabiat dan perilaku. Keduanya saling terikat satu sama lain dalam kebaikan ataupun yang sebaliknya. (Bahjah Quluubil Abrar, 119)
ouzrnhN.